Monday, 14 December 2015

Cerita Jack And Queen Part 1




Jack And Queen
Chapter 1 : Awal Dari Segalanya

“Misi kali ini sangatlah sulit. Jadi, dengarkan baik-baik,”
“Memangnya kapan aku mendapatkan misi yang mudah,”
“Dengar, kau harus menyelinap ke markas geng Phantom dan mendapatkan informasi yang sudah mereka kumpulkan,”
“Hm,”
“Kau mengerti?”
“Hm,”
“Jangan lupa ajak Alpa dan Deno,”
“Hm,”
“Itu saja,”
“Hm,” Aku menutup telephonenya
“Ada apa?” tanya Deno yang sedang menyusun bungkus korek api menjadi rumah kecil
“Ada permainan baru,”
“Sekarang?”
“Kau pikir kapan lagi?”
“Kita disuruh mendapatkan informasi yang sudah dikumpulkan geng Phantom?” tebak Alpa sambil tetap bermain bliyar
“Ya,”
“Kalau begitu ayo.” timpalnya sambil menaruh stick
“Alpa, kau berjalan di depan, aku 3 meter di belakangmu. Deno, kau memperhatikan dari jauh dan beritahu kami jika ada yang tidak beres,” jelasku
“Kenapa selalu kau yang menyuruh?” keluh Deno
“Karena aku adalah Jack. Jack yang bersenang-senang dengan terjun langsung ke dalam permainan sementara King bermalas-malasan di kerajaan,”
“Itu sudah ke 14 kalinya kau berkata seperti itu,” timpal Alpa
“Yah, dan tadi itu sudah ke 14 kalinya Deno mengeluh seperti itu,” timpalku. Aku beranjak dari sofa abu dan bersiap berangkat.
***
Baiklah, kita lewati bagian dimana kami mengikuti seorang anggota geng Phantom dan langsung ke saat dimana kami menemukan markasnya. 2 orang pria berbadan besar menghadang pintu masuk. Aku dan Alpa berjalan menuju pintu belakang, tapi ternyata markas mereka tidak memiliki pintu belakang.
Jika diperhatikan baik-baik, gudang ini sudah cukup berumur. Mungkin jika kami menempelkan telinga di dinding ruangan tempat mereka berdiskusi, mungkin kami masih bisa mendengar pembicaraan mereka. Aku perlahan menempelkan telingaku ke dinding sambil terus berjalan, mencari letak dinding yang benar. Akhirnya aku menemukannya.
Aku melambaikan tanganku, menyuruh Alpa mendekat. Lalu aku menyuruhnya berjaga di dekatku selagi aku menutup mataku, karena saat salah satu indra dimatikan, indra yang lain menjadi lebih tajam, termasuk pendengaran, dengan begitu aku bisa medengar pembicaraan mereka dengan lebih jelas.
“Kita mendapatkan masalah baru. Carter, polisi yang telah lama memperhatikan kita, bisa kita singkirkan, tapi hal itu akan percuma, karena anaknya akan menggantikannya dan hampir semua hal, tidak akan ada yang berubah,”
“Memangnya, berapa usia anak itu?”
“17 tahun,”
“Dia masih sekolah?”
“Ya, dia masih sekolah di SMA 3. Akan tetapi, kita masih punya banyak waktu, karena mereka akan mengatasi geng Remis sebelum kita,”
“Begitu, ya,”
“Hey!” suara itu rasanya tidak terdengar asing lagi. Apakah dia berasal dari geng kami? Jangan-jangan dia seorang penyusup. Aku harus mengingat suara siapa itu
“Jack!” ternyata itu suara Alpa
“Apa?” tanyaku sambil membuka mataku
“Dia,” jawabnya sambil menoleh ke seorang pria berbadan besar
“Cih,” aku menggaruk rambut belakangku
“Apa yang kalian lakukan?” tanya pria itu.
Gawat, meskipun aku bekerja sama dengan Alpa, rasanya kami tidak mungkin menang melawan banteng itu. Tanpa sengaja pandanganku terpaku ke belakang pria itu. Disana ada Deno dengan balok kayu yang terbilang besar. Bagus, aku harus bisa mengulur waktu.
“Kami hanya sedang mencari barang,” ujarku mencari alasan
“Barang apa?”
“Jam tangan,”
“Apa mereknya?” tanyanya mulai curiga. Cih, aku tidak tahu satu pun mereka jam tangan
“Mereknya you are ugly,”
“Setidaknya meskipun kau tidak tahu merek jam tangan, aranglah nama merek yang masuk akal,” bisik Alpa pelan
“Diamlah,” balasku pelan. Pria itu membuat kerutan di dahinya. “Yuarugli, itu merek yang bagus,”
“Buset!” ucapku dalam hati
“Aku rasa jam tangan kalian tidak ada di sekitar sini, sekarang cepatlah pergi,” ujarnya. Syukurlah, aku selamat.
Tiba-tiba saja pandanganku terpaku ke Deno yang sudah bersiap memukul menggunakan balok kayu itu. Aku memberi isarat untuk tidak melakukannya, tapi aku terlambat. Deno memukul dengan sekuat tenaga sampai balok kayu itu patah, tapi pria itu tidak bergeser sedikitpun.
“Apa yang kau lakukan?” tanya pria itu kepada Deno
“Tadi aku melihat nyamuk di punggungmu, lalu dia memukulnya,” ucapku mencari alasan
“Oh. Sudahlah, cepat pergi dari sini,”
“Huh, aku kira aku akan mati saat masih perjaka,” ucap Deno pelan
“Berterimakasihlah kepadaku, berkat kemampuan mengelesku, malaikat pencabut nyawa tidak jadi mencabut nyawamu,”
“Yah, aku rasa itulah alasannya mereka sering menyebutmu Jack’o Lantern,” timpal Alpa
“Siapa Jack’o Lantern?” tanya Deno
“Lupakan saja, itu hanya kisah kuno mengenai pria yang membodohi malaikat pencabut nyawa,”
“Sudahlah, ayo kita pergi.” Ujarku
            Aku baru mengambil beberapa langkah dan sudah mendapati seseorang yang bersembunyi di belakang tong sampah.
“Siapa dia?” tanya Alpa
“Orang aneh,” balasku sambil menendang tong sampah di depannya
“Ternyata hanya perempuan kecil,” ujar Deno
“Apa kau pikir anak ini mengetahui apa yang kita lakukan?” tanya Alpa
“Kita biarkan saja, hanya kemungkinan kecil dia mengatahui apa yang kita lakukan. Lagipula tidak akan ada yang mempercayai anak-anak.” Jawabku
***
            Kami menghadap atasan kami, tuang Iwa. Beliau sedang duduk santai di sofa merahnya, menghadap ke luar jendela besar yang memperlihatkan indahnya pemandangan kota malam. Lalu kami memberikan informasi yang kami dapatkan.
“Begitu, ya. Setelah diselidiki, dalam kelompok polisi itu, tidak ada yang memiliki potensi menjadi ketua, jadi sebelumnya aku pikir jika kita menyingkirkan Carter, kita bisa tenang, tapi ternyata tidak. Akan tetapi, aku sudah menemukan cara untuk mengatasi hal ini,” ucapnya sambil memutar kursinya menghadap kami
“Jack, aku memiliki tugas yang sangat berat untukmu,”
“Aku sudah bilang 17 kali, langsung saja ke intinya,” timpalku
“Aku yakin, di balik sikapmu yang tidak menghargaiku, kau sangat mengagungkanku, karena itulah aku memberimu tugas ini,” cih, dia percaya diri sekali
“Selain itu, kau juga cukup hebat mengatasi situasi yang sulit,”
“Lalu?”
“Dengan ini aku memerintahkanmu untuk mengingkirkan anak Carter,”
“Itu pekerjaan mudah. Aku bisa melacak keberadaanya dan mengingkirkannya tanpa jejak,” ucapku dalam hati
“Tapi kau tidak usah khawatir, aku sudah memiliki cara supaya kau bisa mengetahui siapa dia dengan cepat,” ujar tuang Iwa mendadak
“Kau akan aku masukan ke SMA 3,”
“Apa?” ucapku dengan nada tinggi
“Umurmu masih muda dan kau juga paling pintar diantara teman-temanmu, jadi aku rasa tidak ada salahnya jika memasukkanmu ke SMA 3,”
“Kau gila? Disana gudang remaja yang sering membuatku kesal dengan gaya mereka, bahasa mereka, keluhan mereka, dan hal-hal menggelikan lainnya. Ditambah lagi aku dikeluarkan dari sekolah saat kelas 2 SMP, karena membuat 2 orang guru masuk rumah sakit,”
“Itu tidak masalah, aku bisa mengasi hal itu. Aku juga kenal dekat dengan kepala sekolah disana. Kau persiapkan saja mentalmu,”
“Tapi,”
“Apa kau meragukan perintahku?”
“Tidak,”
“Kalau begitu sudah ditentukan, mulai besok lusa, kau menjadi murid sekolah,”
“Selamat.” Ucap Alpa pelan sambil memasang senyum meledek.
            Oke, kita lewati beberapa bagian dimana aku menjalani beberapa persiapan untuk masuk SMA, dan langsung ke saat dimana aku masuk ke SMA.
            Aku melangkah pelan sambil sesekali memutar pandanganku ke sekeliling sekolah, memperhatikan bangunan dengan cat putih abu ini. Tanpa sengaja pandanganku terpaku ke seorang perempuan bertubuh pendek yang rasanya tidak asing lagi. Kami saling menatap satu sama lain untuk beberapa saat.
“Kau anak yang kemarin malam!” ucap kami bebarengan

- Bersambung -

Jack & Queen Part 3
Jack & Queen Part 4
Jack & Queen Part 5
Jack & Queen Part 6
Jack & Queen Part 7

Jangan lupa tambahkan aku jadi list kamu di FB supaya kamu bisa tahu kapan update dan membaca cerita lainnya -> Click Here

Wednesday, 9 December 2015

Contoh Teks Anekdot Politisi Dijamin Lucu

Contoh Teks Anekdot Politisi Dijamin Lucu



Contoh Teks Anekdot Politisi Dijamin Lucu - Seperti yang sudah dijelaskan guru kalian, anekdot adalah sebuah teks yang menyindir orang-orang terentu dengan sindiran yang lucu. Untuk lebih jelasnya, bisa baca penjelasan di bawah

Berdasarkan KBBS (Kamus Besar Bahasa Saya) Anekdot adalah teks yang menyindir pihak tertentu yang biasanya merupakan tokoh terkenal. Anekdot juga memiliki beberapa unsur-unsur, salah satunya unsur ghaib orientasi, abstraksi, kiris, reaksi, soda dan koda,

Berikut ini adalah penjelasan sekilas mengenai unsur-unsur kimia dalam anekdot tadi. Biasanya selalu muncul pertanyaan mengenai unsur-unsur tadi

Orientasi : Awal teks anekdot
Abstraksi : Penggambaran situasi dalam anekdot
Krisis : Bagian dimana masalahnya muncul
Reaksi : Reaksi tokoh untuk menghadapi krisis tadi
Koda : Bagian akhir cerita

Baiklah, sekarang giliran contoh teks anekdotnya.

Kematian Seorang Politisi

Pada suatu tempat yang dirahasiakan keberadaanya, terdapat 2 orang pria yang baru saja selesai menguburkan seorang politikus. Mereka dikenaldengan sebutan Ucup dan Ecep. Mereka beristirahat di dekat pohon yang rimbun untuk mengusir rasa lelah. Tidak lama kemudian datanglah seorang polisi bersama seorang ibu yang bersedih.

"Maaf, bisa minta waktunya sebentar," ucap sang polisi
"Minta, beli!" jawab Ucup
"Kamu berani melawan saya?" tanya seorang polisi sambil menunjukkan borgol
"Maaf pak,"
"Jadi ada urusan apa bapak datang kemari?" tanya Ecep
"Suami dari ibu ini terlibat dalam kecelakaan mobil, dan menurut saksi mata, kalian berdua membawa suami ibu ini,"
"Maaf, bisa dijelaskan ciri fisiknya," pinta Ucup
Akhirnya yang istri dari korban itu pun menjelaskan ciri fisiknya "Tangannya dua, kakinya juga, hidungnya satu, tapi! lubangnya dua,"
"Maaf, bu. Bapak yang tadi kita ambil, fisiknya udah gak jelas, udah hancur, hidungnya aja hilang." bu itu pun langsung menangis saat mendengar penjelasan Ucup
"Jadi, kami langsung kubur," jelas Ecep
"Jadi, kondisi korban sudah tidak berdaya, tidak bisa bergerak dan akhirnya kalian menguburkannya, ya. Terimakasih atas penjelasannya," ujar sang polisi
"Enggak, pak!" ucap Ecep tiba-tiba
"Lho? Malsudnya?" polisi kebingungan
"Tadi itu bapak ibu ini masih gerak-gerak. Kan politisi sering bohong, berari kalau dia kelihatan hidup, padahal aslinya udah mati, pak," jelas Ucup
"Oh iya, iya, sekarang kamu ikut saya ke kantor." ujar sang pollisi sambil membawa Ucup dan Ecep ke kantor polisi


Akhirnya kasus kecelakaan ini pun selesai.

- Tamat -

Bagian-bagian teks anekdot di atas

Kematian Seorang Politisi

[Orientasi dan Abstraksi]
Pada suatu tempat yang dirahasiakan keberadaanya, terdapat 2 orang pria yang baru saja selesai menguburkan seorang politikus. Mereka dikenaldengan sebutan Ucup dan Ecep. Mereka beristirahat di dekat pohon yang rimbun untuk mengusir rasa lelah. Tidak lama kemudian datanglah seorang polisi bersama seorang ibu yang bersedih.

"Maaf, bisa minta waktunya sebentar," ucap sang polisi
"Minta, beli!" jawab Ucup
"Kamu berani melawan saya?" tanya seorang polisi sambil menunjukkan borgol
"Maaf pak,"
"Jadi ada urusan apa bapak datang kemari?" tanya Ecep
"Suami dari ibu ini terlibat dalam kecelakaan mobil, dan menurut saksi mata, kalian berdua membawa suami ibu ini,"
"Maaf, bisa dijelaskan ciri fisiknya," pinta Ucup
Akhirnya yang istri dari korban itu pun menjelaskan ciri fisiknya "Tangannya dua, kakinya juga, hidungnya satu, tapi! lubangnya dua,"
"Maaf, bu. Bapak yang tadi kita ambil, fisiknya udah gak jelas, udah hancur, hidungnya aja hilang." bu itu pun langsung menangis saat mendengar penjelasan Ucup
"Jadi, kami langsung kubur," jelas Ecep
"Jadi, kondisi korban sudah tidak berdaya, tidak bisa bergerak dan akhirnya kalian menguburkannya, ya. Terimakasih atas penjelasannya," ujar sang polisi
"Enggak, pak!" ucap Ecep tiba-tiba
"Lho? Malsudnya?" polisi kebingungan
"Tadi itu bapak ibu ini masih gerak-gerak. Kan politisi sering bohong, berari kalau dia kelihatan hidup, padahal aslinya udah mati, pak," jelas Ucup
"Oh iya, iya, sekarang kamu ikut saya ke kantor."[Reaksi] polisi itu membawa Ucup dan Ecep ke kantor polisi

[Koda]
Akhirnya kasus kecelakaan ini pun selesai.

- Tamat -

Yah, kurang lebih itulah artikel yang bisa saya sampaikan.
Jika kamu masih kurang puas dengan teks anekdot di atas. Dilahkan check - > Kumpulan Teks Anekdot

Thursday, 26 November 2015

Contoh Teks Anekdot Dijamin Lucu




Contoh Cerita Anekdot Monolog Keren Plus Lucu - Seperti yang sudah dijelaskan guru kamu, (iya, kamu) teks anekdot adalah sebuah cerita pendek yang mengandung unsur lucu dan mengkritik atau menyindir seseorang yang biasanya merupakan tokoh terkenal.

Dalam teks anekdot kali ini menyinggung beberapa koruptor dan juga petugas. Seperti yang sudah kamu ketahui (pastinya), koruptor di Indinesia itu sudah merajalelang (typo yang disengaja), akhirnya hal itu membuat saya penasaran dan mencoba mencari alasan kenapa hal itu dapat terjadi, setelah melakukan penelitian selama 4, menit, akhirnya saya pun menemukan jawabannya. Lalu akhirnya saya memberitahukan atau menceritakan penyebab itu melalui sebuah teks anekdot. Oke, langsung saja ke teks aneksotnya

Rotasi Korupsi

Disuatu halaman rumah yang dirahasiakan tempatnya, terdapat 3 orang petugas yang bersiap menyergap 2 orang pria yang disangka segabai tersangka pelaku korupsi.

Arik : " Jadi. apakah kamu sudah siap untuk membuat tersangka mengakui perbuatannya dan menyergap tersangka?"
Rudi : " Tidak!"
Arik : " Lho? Kenapa?"
Rudi : " Kalau tersangkanya gak mau ngaku gimana?"
Arik : "Ya, kamu paksa,"
Rudi : " Kalau masih gak mau?"
Arik : " Hajar,"
Rudi : " Kalau masih gak ngaku?"
Arik : " Sundut pake rokok,"
Rudi : " Maaf, saya gak ngerokok, saya gak suka asap,"
Arik : " Oke, terserah, yang penting dia ngaku. Sekarang silahkan bertugas, saya tunggu di luar,"
Rudi : " Siap!"

Akhirnya Rudi masuk ke dalam rumah tersangka dan memulai tugas.
Rudi : " Benar, bapak ini saudara Hans?"
Hans : " Ya, betul. Jadi, ada perlu apa bapak-bapak ini datang kemari,"
Rudi : " Oke, langsung saja ke intinya, kami disini untuk membuat bapak-bapak sekalian mengaku, bahwa Anda-anda sekalian sudah melakukan korupsi,"
Hans : " Gini ya pak, saya ini cinta damai dan mumpung cuma kita yang ada disini. Ini pak," (ngasih amplop)
Rudi : " Bentar, oke-oke, kita damai,"

Akhirnya Rudi menghadap sang atasan Arik.
Arik : " Gimana? Berhasil membuat dia mengaku?"
Rudi : " Enggak, pak,"
Arik : " Lho? Kenapa?"
Rudi : " Karena ini, pak." (ngasih amplop)
Arik : " Aduh! Ini gak bener nih! Ini merendahkan kita! Cepat antar saya ke yang ngasih ini amplop,"
Rudi : " Siap!"

Akhirnya Arik bertemu dengan Hans, dan Arik langsung membentuk
Arik : " Jadi kamu yang ngasih amplop ini? Kamu ini gak benernih!"
Hans : " Lho, kok gak bener,"
Arik : " Ya gak benerlah, masa ngasih amlop kayak gini, transfer dong, transfer,"
Hans : " Oh iya maaf, nomornya berapa?"
Arik: " 9076 akar 2 bagi 7 pangkat b logaritma 67."
Hans : " Oke, siap, udah ditransfer. Selamat siang,"
Arik : " Oke, sama pamit dulu, selamat sore."

Akhirnya penangkapanpun gagal total.

- Tamat -

Jika kamu masih kurang srek dengan teks anekdot di atas kamu disa cek -> Kumpulan Contoh Cerita/Teks Anekdot

Dan ada satu hal yang ingin saya sampaikan. Jika kamu mau menanyakan suatu hal atau sekedar berterimakasih, atau menyampaikan suatu hal, seperti ingin mengenal saya lebih baik, boleh komentar, bertanya mengenai akun media social atau teman-temannya (ge'er)

Tuesday, 24 November 2015

Contoh Naskah Drama Komedi Singkat 5 Orang

Contoh Naskah Drama Komedi Singkat 5 Orang


Contoh Naskah Drama Komedi 5 Singkat 5 Orang - Naskah drama, biasanya ini menjadi tugas di sekolah-sekolahan, terkadang ada juga yang cari naskah drama buat referensi. Baiklah, sekilas penjelasan tentang naskah drama, berdasarkan KBBI (Kamus Besar Bahasa Ibu guru) Drama adalah suatu pementasan, sedangkan naskah drama adalah naskah dari pementasan itu. Jadi, drama bukan drama jika belum di pentaskan. Drama yang memenuhi standar gizi adalah naskah drama yang memiliki 3 babak atau pergantian tempat atau pergantian waktu.

Baiklah, sekarang langsung saja ke naskah dramanya.

Rotasi Korupsi

Disuatu halaman rumah yang dirahasiakan tempatnya, terdapat 3 orang petugas yang bersiap menyergap 2 orang pria yang disangka segabai tersangka pelaku korupsi. Bagaimanakah persiapan sebelum melakukan penyergapan? Apakah penyergapannya akan berhasil? Kita langsung lihat saja ke TKP!

Arik : " Jadi. apakah kamu sudah siap untuk membuat tersangka mengakui perbuatannya dan menyergap tersangka?"
Rudi : " Tidak!"
Arik : " Lho? Kenapa?"
Rudi : " Kalau tersangkanya gak mau ngaku gimana?"
Arik : "Ya, kamu paksa,"
Rudi : " Kalau masih gak mau?"
Haris ; " Nah, kalau masih gak mau ngaku, serahkan kedapa saya,"
Rudi : " Emangnya mau digimanain?"
Haris : " Hajar,"
Rudi : " Kalau masih gak ngaku?"
Arik : " Sundut pake rokok,"
Haris : " Maaf, saya gak ngerokok, saya gak suka asap. Biasanya kalau masih gak mau ngaku, saya tendang kakinya,"
Arik : " Oke, terserah, yang penting dia ngaku. Sekarang silahkan bertugas, saya tunggu di luar,"
Haris + Rudi : " Siap!"

Akhirnya Haris dan Rudi masuk ke dalam rumah tersangka dan memulai tugas.
Rudi : " Benar, bapak ini saudara Hans?"
Tono : " Saya Tono pak,"
Rudi : " Yang satunya lagi,"
Tono : " Oh iya, kalau yang ini Hans,"
Hans : " Jadi, ada perlu apa bapak-bapak ini datang kemari,"
Haris : " Kasih tahu, kasih tahu," (dorong Rudi)
Rudi : " Oke, langsung saja ke intinya, kami disini untuk membuat bapak-bapak sekalian mengaku, bahwa Anda-anda sekalian sudah melakukan korupsi,"
Hans : " Gini ya pak, saya ini cinta damai dan mumpung cuma kita yang ada disini. Ini pak," (ngasih amplop)
Rudi : " Gimana?"
Haris : " Liat dulu,"
Haris : " oke-oke, kita damai,"

Akhirnya Harus dan Rudi menghadap sang atasan Arik.
Arik : " Gimana? Berhasil membuat mereka mengaku?"
Rudi : " Enggak, pak,"
Arik : " Lho? Kenapa?"
Rudi : " Karena ini, pak." (ngasih amplop)
Arik : " Aduh! Ini gak bener nih! Ini merendahkan kita! Cepat antar saya ke yang ngasih ini amplop," (ngotot)
Haris + Rudi : " Siap!"

Akhirnya Arik bertemu dengan Hans, dan Arik langsung membentuk
Arik : " Jadi kamu yang ngasih amplop ini? Kamu ini gak benernih!"
Hans : " Lho, kok gak bener,"
Arik : " Ya gak benerlah, masa ngasih amlop kayak gini, transfer dong, transfer,"
Hans : " Oh iya maaf, nomornya berapa?"
Arik: " 9076 akar 2 bagi 7 pangkat b logaritma 67."
Hans : " Oke, siap, udah ditransfer. Selamat siang,"
Arik : " Oke, sama pamit dulu."

Akhirnya penangkapanpun gagal total. Drama tadi sedikit menggambarkan bagaimana pemberantasan korupsi di negara ini.

- Tamat -

Giama Naskah dramanya? kalau mau kasih saran, kritik, atau sekedar ucapan terimakasih dan promosi, silahkan komentar

Masih belum puas dengan Naskah drama di atas? Silahkan lihat Naskah Drama yang lainnya di -> NASKAH DRAMA


Contact Author (Biar bisa ngobrol-ngobrol dan menjalin buhungan persaudaraan :D atau mau tanya-tanya seputar blog, cara bikin cerita, bisa juga kirim cerita kamu juga buat dipost di blog ini, atau apapun juga. Gue juga post update-an blog ini di medsos btw)

Facebook : Salman Alparizzi
Instagram : @salmanalparizzi
Line : salmanalparizzi

Saturday, 14 November 2015

Contoh Naskah Drama Komedi 5 Orang Dijamin Lucu

Contoh Naskah Drama Komedi 5 Orang Dijamin Lucu


Contoh Naskah Drama Komedi 5 Orang Dijamin Lucu - Naskah drama, biasanya ini menjadi tugas di sekolah-sekolahan, terkadang ada juga yang cari naskah drama buat referensi. Baiklah, sekilas penjelasan tentang naskah drama, berdasarkan KBBI (Kamus Besar Bahasa Ibu guru) Drama adalah suatu pementasan, sedangkan naskah drama adalah naskah dari pementasan itu. Jadi, drama bukan drama jika belum di pentaskan. Drama yang memenuhi standar gizi adalah naskah drama yang memiliki 3 babak atau pergantian tempat atau pergantian waktu.

Baiklah, sekarang langsung saja ke naskah dramanya.

Bom Bunuh Diri Tanpa Mati

Pada suatu tempat yang masih diragukan kebenarannya dan tidak diketahui letak astronomisnya, terdapat 3 orang teroris yang sedang membahas suatu hal dengan ketua mereka. Apa yang sedang mereka bahas? Kita langsung saja ke KTP!

Ketua : " Anak-anak! Sebentar lagi kita akan kedatangan teroris terhormat dari Arab,"
Teroris 1 : " Teroris kok terhormat,"
Ketua : " Diam kamu! Dia akan mengajarkan kalian, bagaimana caranya melakukan bom bunuh diri tanpa harus mati,"
Teroris 2 : " Mati dua kali,"
Ketua : " Tanpa mati, jadi kamu tetep hidup,"
Teroris 3 : " Jadi kayak tom and jerry, pak,"
Ketua : " Kurang lebih begitu,"
Ketua ; " Kalian mengerti?"
Teroris 1 +2 + 3 : " Ngerti!"
Ketua : " Oke, sekarang kita temui beliau."

Setelah menempuh perjalanan dari Garut, ke Bandung, lalu melewati pulang sumatra, akhirnya mereka sampai di Garus dan menemui sang teroris legendari yang bernama osama bin lodong.

Ketua : " Berhubung beliau tidak bisa berbahasa Indonesia, jadi saya akan mentranslate ucapan beliau,"
Osama : " To ana,"
Ketua : " Perkenalkan nama saya Osama Bin Lodong, saya dibesarkan di arab, tapi dilahirkan di bidan, hobby saya main lompat tali, tapi saya juga suka main cangkok,"
Teroris 1 : " Itu, terjemahannya panjang amat,"
Ketua : " Emang gitu,"
Ketua : " Suoartos, teu nyerelek kana waktos mangga kawitan,"
Osama : " Toani, kultum samia, samijan, samiat, allahmumma lakasumtu wabikaamantu waalarizkikaaftortu birohmatika yaarhamarohimin,"
Ketua : " Katanya siap!"
Osama : " Lain!, Lain eta hartina,"
Ketua : " Oh muhun, hampura. Jadi saurna, kanggo ngalakukeun bom bunuh diri tanpa mati, ada beberapa persyaratan,"
Teroris 2 : " Persyaratannya apa aja?"
Ketua : " Saratna naon wae?"
Osama : " ains, toana toani,"
Ketua : " Katanya harus tahu targetnya dimana, terus minta izin dulu,"
Teroris 3 : " Oke-oke, terus apa lagi?"
Ketua : " Salajengna naon dei?"
Osama : " Peletuk!"
Ketua : " Bomnya harus ada,"
Teroris 1 : " Terus?"
Osama : " Toani samiat,"
Ketua : " Katanya harus dipaktekin,"
Teoris 2 : " Oke, capcus ciiing," ( gaya banci)

Setelah sampai di tujuan, yaitu tempat judi gambar bocah yang gambarnya power ranger. Mereka pun melakukan aksinya, meskipun kebetulan disana tidak ada orang.

Teroris 3 : " Sekarang gimana?"
Ketua : " Ayena kumaha?"
Osama : " To ani,"
Ketua : " Pake bomnya,"
Teoris 1 + 2 + 3 : " Udah,"
Osama : " To ana!"
Ketua : " Nyalakan!"
Teroris 1 + 2 + 3 : " Sip, "
Teroris 1 : " Kok ga meledak,"
Osama : " Kan kamu ga mau mati, ya bomnya bom mainan, supaya ga meledak dan kamunya ga mati,"
Teroris 2 : " Kok bisa ngomong bahasa indonesia?"
Osama : " Khilaf,"
Ketua : " Lupa katanya,"
Teroris 3 : " Kalau ga meledak, gimana ngeharcurin gedung,"
Osama : " To ana to ani,"
Ketua : " Katanya, kan yang penting bom bunuh diri, itu bom mainan mereknya bom bunuh diri, terus kamunya juga ga matikan,"
Teroris 1 : Iya jugasih,"
Osama : " Wassalam,"

Akhirnya para teroris menyadari suatu hal, di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin, tapi banyak yang mustahil, seperti bom bunuh diri tanpa mati, atau contoh lainnya makan teraje bulet-bulet. Sekarang masih berani buktiin di dunia ini ga ada yang mustahil?

Tamat

Kurang cocok dengan naskah drama di atas? Lihat naskah drama lainnya di -> NASKAH DRAMA

Naskah Drama Top 1
Kesalahanku Menyelamatkanku
Bercerita tentang 2 orang penjahat amatir yang mencuri kalung pertama, lalu 2 detektif yang melacak keberadaan 2 penjahat itu. Pastinya naskah drama ini dipenuhi dengan kejadian lucu

Saturday, 7 November 2015

Contoh Naskah Drama Komedi 4 Orang Dijamin Lucu

.
Contoh Naskah Drama Komedi 4 Orang Dijamin Lucu


Contoh Naskah Drama Komedi 5 orang - Drama adalah suatu bentuk pementasan yang dibawakan oleh seorang pamain dan modorator, sedangkan naskah adalah tulisan adegan-adegan dalam drama. Drama yang memenuhi dtandar gizi adalah drama yang minimal memiliki 3 babak.

Dalam artikel atau post kali ini, saya akan membagikan sebuah naskah drama yang terbilang pendek dan tidak ribet.




Sebelum ke naskahnya, ada baiknya kamu lihat dulu pemainnya.
1. Budi : Pakaian santai
2. Deni : Pakaian santai
3. Ari : Pakaian seperti preman
4. Dewi : Pakaian biasa

Baiklah, sekarang kita ke naskah dramanya....

Sembunyikan Aku! (Ini judulnya)

Pada suatu saat yang sedang terjadi. Terdapat seraong pria benama Budi yang sedang duduk santai di pinggir jalan. Tiba-tiba datang temannya yang bernama Deni.

Deni :"Bud! Gawat bud!"
Budi : " Ada apaan?"
Deni : "Ada yang nyari gue Bud!"
Budi : "Siapa?"
Deni : " Si Ari, Bud! Si preman sekolahan, sekolahan SD!"
Budi : " Dia?" (nunjuk)
Deni : " Iya Bud,"
Budi : " Yaudah, lu sembunyi di belakang gue,"
Deni : "Jangan kasih tahunya,"
Budo : " Iya,"
Deni : "Gue sembunyi dulu, " (nunduk di belakang budi)

Setelah beberapa saat, akhirnya sang preman pun datang

Ari : "Lu liat gajah jalan pake 2 kaki, ga?"
Budi : " Ga, "
Ari : " Yakin?"
Budi : " Iya, "
Ari : " Awas kalo lu berani bohong! Gue robek-robek mulut lu "
Budi : " Iya bang, "
Ari : " Sejak kapan gue jadi abang lu? Hah? " (nampar)
Budi : " Maaf bang,"
Ari : " Buat apa minta maaf?"
Budi : " Ga, buat apa-apa bang, "
Ari : " Abang lagi, abang lagi," (nampar)
Ari : " Jadi bener, lu gak liat orang gendut?"
Budi : " Ga,"
Ari : " Nah ini apa? " (nunjuk Deni)
Ari : " Lu bawa kasur kesini?"
Budi : " Iya, iya, saya emang tidur disini,"
Ari : " Ouh, yaudah, gue pergi dulu,"
Budi : " Oke,"

Setelah sang preman pergi, Budi dan Deni berdiskusi selama beberapa saat kemudian memutuskan untuk menemui seseorang dengan harapan kalau orang itu bisa menolong mereka.

Budi : " Uy, Dew,"
Dewi : " Iya apah?" (dengan gaya centil)
Budi : " Lu kenal Ari sableng itu'kan?"
Dewi : " Iyah, terus kenapah?"
Budi : " Lu bisa gak-"
Dewi : " Bikin dia gak ngejar-ngejar kalian lagih?"
Budi : " Bukan, lu bisa gak berhenti bicara kayak gitu, gue jijik,"
Dewi : " Biasa aja keles,"
Deni : " Kayaknya ini percuma deh Bud,"
Budi : " Kita berusaha dulu,"
Dewi : " Udah yah, gue pergi dulu. Bye,"
Budi : " SYIEEH!," (gaya ngusir hewan)

Akhirnya Budi dan Deni berjalan tanpa arah, berharap ada orang yang bisa menolong mereka
Ari : " Nah akhirnya ketemu lu Deni!" (nunjuk)
Budi : " Bentar-bentar, kita bisa selesaikan ini baik-baik. Kenapa mas Ari ngejar Deni,"
Ari : " Kita lagi main petak umpet bego!"
Budi : " Buset!" (hampir jatuh)
Budi : " Jadi cuma main petak umpet?"
Deni : " Iya, emang kenapa Bud?"
Budi : " Bangke," (nampar terus pergi)

Akhirnya Budi pun pulang ke rumah dengan perasaan kecewa yang amat teramat dalam. Pesan moral yang bisa kita ambil dari kisah ini adalah, jangan berbohong, tanpa uang tutup mulut.

- Tamat -

Giama Naskah dramanya? kalau mau kasih saran, kritik, atau sekedar ucapan terimakasih dan promosi, silahkan komentar

CARA MENDAPATKAN UANG DARI MENULIS

Masih belum puas dengan Naskah drama di atas? Silahkan lihat Naskah Drama yang lainnya di -> NASKAH DRAMA

Naskah Drama Top 1
Kesalahanku Menyelamatkanku
Bercerita tentang 2 orang penjahat amatir yang mencuri kalung pertama, lalu 2 detektif yang melacak keberadaan 2 penjahat itu. Pastinya naskah drama ini dipenuhi dengan kejadian lucu


Sunday, 1 November 2015

Kumpulan Contoh Cerita Anekdot 100% Lucu Alami

Kumpulan Contoh Cerita Anekdot 100% Lucu Alami - Teks anekdot adalah cerita pendek yang mengandung unsur lucu dan mengkritik suatu orang yang biasanya merupakan orang terkenal (Kayak admin *huek).

Seperti yang sudah dijelaskan guru kamu, teks anekdot terdiri dari abdtraksi, orientasi, krisi, reaksi, koda. Jika kamu ingin mengetahui bagaimana cara membuat teks anekdot yang memenuhi standar anekdot yang benar. Nanti saya akan mencantumkannya, jadi jangan luka like FB blog ini, ada di atas (paling atas_

Baiklah, sekarang langsung saja ke menu utama, berikut teks anekdotnya.

Curahan Hati Seorang Murid

Di suatu kelas yang masih dipertanyakan keberadaanya, hiduplah 2 orang murid yang sedang berbincang ringan. Murid itu dikenal dengan sebutan Alpa dan Aldie

"Die, nilai MTK lu berapa?" tanya Alpa kepo
"Jelek,"
"HAHAHAHAHAHAHAHA ... sama dong. Lu dimarahi guru MTK ga?"
"Haduh, dimarahinya plus-plus. Sama guru MTK iya, sama orang tua iya. Komplik pokoknya kayak 4 sehat, 5 sempurna~"
"Kalau nilai Inggris?"
"Nah itu baru bagus,"
"Sama juga dong. Mungkin kita bukan jodoh."
"BTW kenapa, ya, kita diharuskan menguasai semua mata pelajaran, tapi guru hanya menguasai satu?" tanya Alpa
"Begini, di sekolah itu terdapat 2 peraturan tak tertulis, yang pertama, guru tidak pernah salah, yang kedua, jika guru salah, kembali ke peraturan nomor satu,"
"Bener juga, ya. Kalau kita telat datang diomelin, kalau guru telat mulangin no what-what,"
"Ke kanting yuk,"
"Ayuk,"
"Jug!"

Akhirnya Alpa dan Aldie pergi ke kantin dan hidup bahagia selamanya

TAMAT

Harga Damai

Pada suatu saat disuatu rumah. Seorang anak hendak pergi mengenakan motor ayahnya.

Ali : "Pak, minta uang mau ke perempatan,"
Susan To : " Berapa?"
Ali : " 60.000,"
Susanto : " Lah, kok mahal amat?"
Ali " Kan buat bensin 10.000, sama buat damai 50.000,"
Susan To pun marah mendengar perkataan Ali : " Kamu ini! Kan polisi di perempatan teman bapak, bilang aja kamu anak bapak. 30.000 harga peremanan,"
Ali : " Oke pak,"

Akhirnya Susan To memberikan uang kepada Ali. Ali pun pergi ke perempatan dan ayahnya melanjutkan aktivitas seperti biasa.

- TAMAT -

Telat Yang Dihalalkan

Pada suatu pagi. Ando datang telat ke sekolah. Terjadilah percakapan antara Ando dan guru

"Kenapa kamu bisa telat?" tanya guru dengan nada tinggi
"Maaf, bu, tadi saya nolong nenek-nenek pergi ke rumahnya, dia tersesat, bu,"
"Alah, alasan. Telat, tetap telat apapun alasannya. Anak-anak, ini adalah contoh yang tidak baik ditiru, kamu jangan pernah sekali-kali meniru Ando!"

Guru terus mengeluarkan amanat yang lebih panjang dari amanat upacara. Setelah puas, akhirnya guru kembali ke pelajaran, tapi bel pulang sudah berbunyi dan murid-murid pun mengemasi barangnya.
"Et et et. Mau pergi kemana kalian?" tanya guru kesal
"Ya pulanglah, bu. Kan udah bel,"
"Ibu masih belum selesai ini!"
"Yaelah bu, telat datang ga boleh, masa telat pulang boleh,"
"Ibu belum selesai, karena Ando datang telat, jadi ibu kasih arahan dulu,"
"Kan itu udah bilang, telat tetap telat apapun alasannya,"
"Mau ngelawan guru kamu!!!"
"Ngga, bu, maaf,"

Akhirnya mau tak mau para murid tetap mengikuti pelajaran meskipun dengan setengah hati.

TAMAT

Dokter Petinju

Disuatu rumah sakit yang masih diragukan keberadaanya, terdapat seorang pasien yang sedang berkonsultasi dengan dokter mengenai penyakit yang sudah lama bersarang di tubuhnya.
"Dok, apakah penyakit saya bisa cepat sembuh?"
"Tentu bisa, kalau Anda berodat kesini, saya jamin 100% penyakit kamu akan segera sembuh,"
"Kalau begitu, saya berobat kesini ya dok,"
"Sip."

Setelah menjalani pengobatan, pasien diminta untuk menunggu beberapa hari supaya efek dari pengobatannya terlihat. Hari demi hari terus bergulir tanpa henti, sudah 1 minggu semenjak pengobatan itu dilakukan, tapi penyakitnya malah bertambah parah. Akhirnya yang pasien kembali menghadap sang dokter.
"Dok! Ini kenapa penyakit saya malah bertambah parah?"
"Sabar, yang menentukan sembuh dan tidaknyakan tuhan. Saya hanya berusaha,"
"Minggu lalu katanya 100% berhasil, mana buktinya?"
"Itukan minggu lalu, bukan sekarang, kalau sekarang beda lagi."

Sang pasien tidak bisa membalas ucapan sang dokter yang sudah lihay mengeles. Akhirnya yang pasien hanya bisa menyesali kedatangannya ke dokter yang mendapatkan uang lewat uang.



- Tamat -

Telat Yang Dihalalkan

Pada suatu pagi. Ando datang telat ke sekolah. Terjadilah percakapan antara Ando dan guru

"Kenapa kamu bisa telat?" tanya guru dengan nada tinggi
"Maaf, bu, tadi saya nolong nenek-nenek pergi ke rumahnya, dia tersesat, bu,"
"Alah, alasan. Telat, tetap telat apapun alasannya. Anak-anak, ini adalah contoh yang tidak baik ditiru, kamu jangan pernah sekali-kali meniru Ando!"

Guru terus mengeluarkan amanat yang lebih panjang dari amanat upacara. Setelah puas, akhirnya guru kembali ke pelajaran, tapi bel pulang sudah berbunyi dan murid-murid pun mengemasi barangnya.
"Et et et. Mau pergi kemana kalian?" tanya guru kesal
"Ya pulanglah, bu. Kan udah bel,"
"Ibu masih belum selesai ini!"
"Yaelah bu, telat datang ga boleh, masa telat pulang boleh,"
"Ibu belum selesai, karena Ando datang telat, jadi ibu kasih arahan dulu,"
"Kan itu udah bilang, telat tetap telat apapun alasannya,"
"Mau ngelawan guru kamu!!!"
"Ngga, bu, maaf,"

Akhirnya mau tak mau para murid tetap mengikuti pelajaran meskipun dengan setengah hati.

TAMAT

Baiklah, aku rasa dicukupkan sekian. Jika kau masih ingin melihat teks anekdot lain, silahkan klik -> Kumpulan Teks Anekdot

Dan jika ada suatu hal yang ingin kau sampaikan seperti ucapan terimakasih, ijin copas, atau pertanyaan dan hal-hal lainnya. Silahkan berkomentar.

Viral Wisuda Madrasah

   Viral Joget Tiktok di Wisuda Madrasah