Cerita Pendek / Cerpen Horor Sanggup Baca?


Cerita Horor Sanggup Baca? - Sebuah cerita horor pastinya bisa membuat orang yang membacanya merinding dan menguji nyali sang pembaca.

Note : Freddy Fazbear pizza adalah sebuah restoran yang bertahan karena maskotnya fredy, chica, dan bonnie. Hal yang membuat resotoran ini tuitup, selain karena ketidak becusan sang koki membuat saus, juga karena banyaknya kasus anak yang menghilang, berdasarkan kesaksian dari seorang pengunjung, anak-anak itu dibawa oleh maskot tertoran, tapi pemilik restoran membantah dengan alasan mereka sudah tidak menggunakan maskot itu lagi.

Five Day’s At Freddy
Air mata awan terjatuh dengan derasnya. Sesekali terdengar suara awan menggerutu. Di tengah awan dan angin yang mengamuk terdapat subuah restoran pizza yang terkenal karena ke-3 maskotnya.
“ Hmm. Sausnya gak enak “ Komentar Jojo
“ Ngomen aja lu “ Kritik Abil
“ Udah-udah jangan berantem “ Saran Sarah
- 12 menit kemudian -
“ Uy. Gue mau ketoilet bentar “ Kata Abil
“ Hus. Mau ke toilet aja pake laporan “ Kata Jojo sinis
*****
“ Si Abil ko lama banget sih? “ Tanya Sarah
“ Mana Gue tau “ Jawab Jojo kesal
“ Lo susul aja gih “
“ Iya-iya “
Jojo beranjak dari kursinya dan berjalan perlahan ke WC.
“ Hmm. Tempat ini mengerikan untuk restoran. Lantai hitam putih kotak, maskot yang tak terurus, musik box aneh, dan beberapa hal mengerikan lainnya “ Komentar Jojo dalam hati.
Langkah kaki Jojo tiba-tiba terhenti karena mendengar suara yang sedikit keras. Suara itu berasal dari balik jendela. Lebih tepatnya di belakang restoran. Dengan rasa penasaran yang memenuhi pikirannya Jojo, akhirnya Jojo mengintip.
Mulut dan kelopak mata Jojo terbuka lebar, seolah berkata bahwa Dia tidak percaya dengan apa yang Dia lihat. Keringat dingin melintasi pipinya. Jantungnya berdebar kencang.
Di halaman belakang itu terdapat 3 maskot restauran. Yaitu Freddy, Chica, dan Bonnie. Mereka sedang melakukan tugas mereka masing-masing. Fredy membawa potongan tubuh anak-anak, seperti kepala, perut, dada, lengan, dan kaki menggunakan ember. Kengerian yang luarbiasa terlihat dari raut wajah anak-anak itu.
Chica bertugas membuat daging itu menjadi lebih lunak. Untuk kaki, lengan, perut, dan dada, Chica memarut daging dan jeroannya lalu membuang tulangnya. Sedangkan untuk kepala Chica menghancurkan kepalanya menggunakan palu kecil lalu mengambil otak, mata, dan dagingnya. Kemudian membelender semua daging itu.
Daging yang sudah dihaluskan itu kemudian diberikan kepada Bonnie. Dia menyaring darah dari daging itu menggunakan mesin. Dan secara otomatis darah itu dimasukan ke sebuah botol yang terdapat tulisan “ Saus “.
Freddy menyadari kehadiran Jojo lalu melihat ke arahnya. Jojo membungkuk sambil berbalik dan bersandar di dinding yang dingin. Kemudian Dia baru sadar. Puppet ada di dekatnya. Puppet berjalan perlahan. Kemudian langkahnya terhenti dan.........
Ternyata Puppet hanya numpang lewat saja. Jojo benafas lega kemudian Dia mengintip lagi, ternyata Freddy, Bonnie, dan Chica sudah menghilang. Jojo langsung berjalan sambil memperhatikan sekitarnya.
Jojo melihat kebelakang, di belakangnya masih ada Puppet yang sedang berjalan perlahan. Tiba-tiba musik box terhenti kemudian puppet mengejar Jojo. Jojo berlari dengan penuh rasa takut. Jojo masuk ke dalam sebuah ruangan yang berantakan dengan dokumen.
“ Kenapa Kau berada disini? “ Tanya seorang penjaga malam di ruangan itu.
“ Aku tersesat. Tadi Aku mencari temanku dan sekarang Aku tersesat “ Jelas Jojo
“ Apa temanmu salah satunya memakai baju ungu?. Dan satu lagi perempuan perambut sebahu? “
“ Ya. Apa Kau tau dimana mereka? “
“ Lihatlah dimonitor, teman priamu sedang dalam bahaya. Dia dikepung oleh animatronik, dan teman perempuanmu Dia sudah berada di tempat yang aman “
“ Dimana? “
“ Disini “
“ Bukan maksudku dimana Abil, Aku lebih mementingkannya dibanding Sarah “
“ Ouh. Di cam 06, Aku tidak menyarankan untuk pergi kesana “
“ Aku akan tetap pergi “ Ucap Jojo sambil berlari
“ Tunggu! “ Ucap penjaga menghentikan Jojo
“ Jangan menghentikanku “
“ Aku tidak akan menghentikanmu, setidaknya bawa topeng ini, jika animatronik mendekat pakai topeng ini. Aku akan menjaga puppet disini dengan memutar musik box, puppet hanya bisa tenang dengan musik box, dan Aku juga akan menjaga teman perempuanmu Dia sedang teridur disini “ Ucap penjaga itu sambil melemparkan topeng Freddy
“ Terimakasih “ Ucap Jojo sambil melanjutkan berlari
“ Memangnya Dia tau dimana cam 06?. Haah biarkan saja “ Ucap penjaga itu dalam hati
Jojo berlari dengan cepat. Sesekali Dia menengok kebelakang untuk memastikan tidak ada yang menyerangnya. “ Lorong ini gelap sekali “ Gumam Jojo dalam hati. Jojo mengambil ponselnya lalu. “ Benar juga, Aku tinggal meminta bantuan “.
Jojo menekan tombol polisi dan sedang berusaha menghubungi polisi. Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki. Secara refleks Jojo langsung berbalik dan menyinari jalan di belakangnya.
Dia melihat Foxy si bajak laut berdiri tepat di belakangnya. Foxy terdiam dan tidak menyerang sama sekali. Jojo perlahan beralan mundur sambil tetap memperhatikan Foxy. “ Ini Aku dan Aku akan menangkapmu “ Kata Foxy.
“ Db! “ Kaki Jojo menendang sesuatu dan Jojo langsung berbalik dan ternyata itu hanya kardus. Jojo langsung berbalik lagi untuk melihat Foxy, tapi Foxy sudah tidak ada.
Jojo berjalan perlahan dengan rasa takut dan kebingungan memenuhi pikirannya. Jojo hanya berjalan tanpa tau arah seperti anak ayam yang kehilangan induknya. Ayam, Ayam! Jojo melihat Chica di depanny.a Jojo langsung mengenakan topengnya dan mengendap-endap perlahan.
Jojo melihat Freddy dan Bonnie juga disitu. Mereka telah membunuh Abil. Mayat Abil tergeletak begitu saja di langtai. Perut Abil terbuka lebar. Usus dan jeroannya berceceran dimana-mana. Freddy mengambil mayatnya, apakah Abil akan berakhir menjadi saus?. Membayangkan Abil akan menjadi pelengkap pizza di restoran ini membuat Jojo merinding, mengingat pengunjung disini memakan tubuh manusia dan membuat pengunjung disini menjadi kanibal.
Tapi ternyata dugaan Jojo salah, Freddy tidak menjadikan Jojo saus tapi Freddy memasukan mayat Abil kedalam Golden Freddy. Bonnie perlahan menengok ke arah Jojo. “ Jangan takut, jangan takut “ Kata Jojo dalam hati.
Jojo baru menyadari Bonnie bukan melihat dirinya, tapi Bonnie melihat Foxy yang berada di belakang dirinya, penyamaranya terbongkar, sekarang Dia berada di dekat gerombolan animatronik.
Jojo langsung melangkah menjauhi Foxy dan menyinarinya dengan layar HP sambil berlari menjauh. Animatronik yang lainnya berlari menghampiri Jojo. Jojo berlari mundur sambil memperhatikan animatronik itu.
Golden Freddy mulai berdiri dan berlari dengan sangat cepat lebih cepat dari animatronik yang lain. Jojo berbalik dan langsung berlari sekuat tenaga. Setelah beberapa saat Jojo berhenti berlari dan istirahat di suatu ruangan yang menurutnya aman.
Jojo memperhatikan tempat itu. Dia melihat beberapa balon, topi kerucut, dan meja lonjong lengkap dengan kursi. Ternyata ini ruang pesta. Jojo berdiri untuk memastikan kalau situasinya aman.
Tiba-tiba Dia mendengar suara tawa aneh mengerikan dari belakang. Dia melihat Ballons Boy yang menatapnya dengan mata bulat mengerikannya. Suara tawanya sangat keras. Semua animatronik pasti mendengar tawa ini.
“ Aku harus segera pergi. Boneka ini pasti memanggil teman-temannya “ Ujar Jojo dalam hati. Jojo berlari tanpa arah yang jelas. Dia tidak mengetahui ada di ruangan mana. Sampai “ Akhirnya, Aku tau tempat ini, ini tempat masuk. Mungkin disina aman “ Ucap Jojo dalam hati.
Jojo membungkuk di balik meja tempat memesan menu sambil berusaha menghubungi polisi, tapi usahanya sia-sia ditempat ini tidak ada sinyal dan ternyata kartu Jojo sudah kadaluarsa. “ Sial! “ Gerutu Jojo dalam hati.
“ ktclak ktclak “ Air menetes dari atas Jojo. Air itu berwarna merah tua dan berbau aneh. Jojo meneguk air ludahnya sendiri menandakan kalau Dia sedang ketakutan. Kemudian Jojo memberanikan diri melihat ke atas. Ternyata di atasnya tidak ada apa-apa.
Air itu bukan berasal dari atas, tapi berasal dari pojok atas ruangan, disana ada mangle. Mangle berayun-ayun dan membuat air ludahnya menetes. Mangle meloncat ke arah Jojo, dengan gerakan refleks Jojo langsung menghajar mangle.
Mangle terpental dan berusaha berdiri. Jojo berusaha meraih apapun yang bisa dijadikan senjata. Akhirnya Jojo menemukan tongkat base ball. Mangle melompat dan Jojo dengan sigap menghantam mangle dan langsung membuat Mangle masuk ke tong sampah. Mangle pasti tidak akan lama disitu dan mungkin animatronik yang lain sedang menuju kesini jadi Jojo segera pergi dari ruangan ini sambil membawa tongkat base ball.
Jojo berlari kebingungan mencari ruang kontrol supaya Dia bisa berbicara dengan penjaga malam disini. Dia merasa aneh, untuk apa ada penjaga malam sedangkan tidak ada pencuri yang nekat masuk kesini.
Akhirnya dengan sedikit keberuntungan Jojo berhasil menemukan ruang kontrol. Jojo langsung masuk ke ruangan itu. Jojo menemui Freddy disana dan bukan penjaga malam atau Sarah. Jojo langsung berlari sambil mengenakan topeng Freddynya.
“ Tidak, Tidak!. Ini tidak mungkin terjadi. Mereka pasti baik-baik saja. Pasti! “ Ucap Jojo meyakinkan dirinya sendiri. Jojo berhenti mendadak lalu bersujud seolah tidak percaya dengan apa yang Dia lihat.
Dia melihat Sarah dan penjaga malam sedang diikat berdampingan menggunakan perban di sebuah meja. Sarah dan penjaga itu sudah tidak memiliki anggota badan yang lengkap. Tangan dan kaki mereka sudah tidak ada.
Bonnie mengambil sebuah gergaji yang sudah berumur dan berkarat kemudian menggergaji leher mereka berdua. Golden Freddy datang dan diam untuk beberapa saat. Kemudian melihat ke arah Jojo. Golden Freddy mendekat perlahan memperhatikan Jojo.
Jojo yang tidak percaya dengan apa yang Dia lihat hanya diam mematung tidak peduli ada Golden Freddy di dekatnya. “ Treng “ Tongkat base ball Jojo terjatuh. Bonnie dan Chicha menyadari kehadiran Jojo kemudian mendekatinya.
Ruangan ini sangat sunyi, yang terdengar hanya suara nafas Jojo yang terengah-engah. Jojo melepaskan topengnya dan menatap para animatronik dengan tatapan murka. Jojo mengerutkan dahinya dan menggigik bibirnya sampai berdarah. Jojo mengambil tongkat baseballnya. Kemudian berlari di penuhi kemarahan.
Jojo melompat dan memukul kepala Chica dengan keras sambil berkata “ Dasar boneka rongsokan! “. Tapi Chica hanya sedikit bergesar. Jojo memukuli Chica terus menerus. Kemudian Bonnie berjalan perlahan dan bersiap memukul dengan gitar merahnya.
Jojo bebalik dan menghindari pukulan Bonnie. Kemudian Jojo memukul perus Bonnie. Chica tiba-tiba mengunci kedua tangan Jojo dari belakang. Jojo meronta-ronta melakukan perlawanan. Dan tiba-tiba.
“ Brdk! “ Golden Freddy memukul Chica dengan keras sampai Chica terpental jauh dan secara otomatis melepaskan Jojo. Kemudian Golden Freddy memukul kepala Bonnie menggunakan siku sampai Bonnie terpental.
Golden Freddy melihat ke arah Jojo. Dan melambaikan tangannya seolah berkata kalau Jojo harus cepat pergi. “ Abil? “ Tanya Jojo pelan. Tiba-tiba datang Freddy yang mendorong Golden Freddy. Jojo langsung berlari sekuat tenaganya kembali ke ruang kontrol.
Setibanya di ruang kontrol Jojo melihat sebuah kertas kecil di atas meja diantara dokumen-dokumen. Di kertas itu tertulis “ Bertahanlah, restoran ini akan tutup selama 5 hari “.
“ Yang benar saja, Aku baru berada disini beberapa jam dan semua ini sudah terjadi “ Keluh Jojo dalam hati.
Jojo melihat ke monitor. Dia melihat ada seseorang yang membuka pintu restoran. “ Siapa itu? “ Tanya Jojo dalam hati. Pria itu membawa alat pukul dari besi dan menggunakan kaos berwarna ungu.
Jojo mengacak-acak dokumen yang ada untuk mendapatkan hartakarun berupa informasi pria itu. “ Pasti ada dokumen tentang pria itu. Aku harus mengetahui kenapa Dia berada disini meskipun Aku hanya melihatnya melalui monitor “ Ujar Jojo dalam hati.
“ Akhirnya “ Ucap Jojo bahagia dalam hati. Jojo membaca mengenai 4 pembuat restoran ini. 3 pembuat itu dibunuh oleh 1 orang yang membuat restoran ini. Pembuat yang membunuh 3 pembuat restoran ini bernama ‘ Purple man ‘. Rumor mengatakan kalau Dia yang membuat animatronik menggunakan mayat dari 3 rekannya.
“ Jika Dia yang membuat animatronik, Dia pasti tau bagaimana cara untuk menghentikan animatronik itu “ Ujar Jojo dalam hati. Jojo bejalan perlahan keluar dari ruang kontrol. “ Aku harus bisa menemuinya “ Ucap Jojo dalam hati.
Dengan sedikit keberuntungan Jojo menemukan Purple man. Dia sedang dikejar ke-3 animatronik.
Chica, Bonnie, dan Freddy berada di depannya, Foxy, dan Ballons Boy juga ikut bergabung. Purple man masuk ke sebuah ruangan. Tapi anehnya para animatronik tidak bisa memasuki ruangan itu, mereka hanya diam di dekat pintu.
Tiba-tiba Purple man memukul kepala Chica sampai kepalanya terlepas. Kemudian hal serupa terjadi pada Bonnie, Foxy, Foxy, Ballons Boy, dan Freddy. Purple man kemudian membawa rongsokan itu ke ruangan tersebut dan menutup ruangan itu.
Jojo mengendap-endap perlahan menuju ruangan itu. Jojo mengintip melalui lubang kunci. Dia melihat Purple man membuat sesuatu menggunakan bagian-bagian tubuh animatronik. Kemudian setelah beberapa lama Purple man berhasil membuat Spring Bad.
Spring Bad adalah sebuah animatronik yang berwarna coklak muda yang jelek seperti kasur jelek. Dia dipenuhi dengan bekas jahitan. Badan Speing Bad tiba-tiba terbuka lalu entah kenapa tiba-tiba Purple man masuk ke dalam Spring Bad, sepertinya ada yang mendorongnya.
Sring Bad berdiri perlahan. Dia melihat ke arah pintu. Kemudian berjalan perlahan ke arah pintu. Jojo langsung berlari sekuat tenaga. Dan “ Brg! “ Dia menabrak Mangle. Jarak Jojo dan Sringbad sekitar 5 meter. Jojo langsung bangkit dan berlari lagi.
Jojo melihat kebelakang dan Dia mendapati Spring Bad sedang membunuh Mangle. Jojo kemudian berada di sebuah ruangan gelap yang entah namanya apa. Tiba-tiba Dia mendengar suara tawa anak-anak dari arah pintu yang berada di kanannya.
Dia mengintip melalui lubang kunci. Jojo mendapati Spring Bad disana. Spring Bad terlihat gelisah. Jojo kemudian berfikir, sepertinya yang mendorong Purple man tadi adalah roh dari 3 pembuat restoran ini, dan tawa yang tadi adalah tawa anak-anak yang telah terbunuh disini.
“ Aku menjadi semakin takut saja “ Keluh Jojo dalam hati.
Jojo berjalan perlahan menjauhi ruangan itu. Kemudian Dia mencium bau gosong. “ Apakah ada koki yang memasak malam-malam? “ Pikir Jojo dalam hati. Kemudian Jojo melihat asap hitam dari sebuah ruangan. Jojo membuka ruangan itu dan ya, ruangan itu dipenuhi api yang mengamuk.
Jojo langsung berlari tanpa arah dan keberuntungan berada dipihak Jojo. Jojo berhasil menemukan pintu keluar, tapi kesialan juga berada dipihak Jojo, di depat pintu keluar terdapat Spring Bad.
Jojo memberanikan diri melangkah mendekati Spring Bad. Tiba-tiba datang Golden Freddy dan mendorong Spring Bad dengan keras. Spring Bad bangkit dan langsung memukul kepala Golden Freddy.
Mereka saling memukul satu sama lain untuk beberapa saat. “ Ayolah, kapan ini akan berakhir? “ Ucap Jojo tanpa sadar. Golden Freddy dan Spring Bad melihat ke arah Jojo. Lalu Spring Bad menghajar Golden Freddy dengan keras sampai Golden Freddy terpental jauh.
Spring Bad mendekati Jojo. Tiba-tiba terdengar suara tawa anak-anak. Jojo melihat sebuah penampakan berupa segerombolan anak-anak mengeroyok Spring Bad sampai Spring Bad hancur menjadi serpihan kecil. Setelah Spring Bad hancur anak-anak itu tiba-tiba menghilang.
“ Duar! “ Suara ledakan yang berasal dari dapur, api sudah semakin dekat. Jojo mendekati Golden Freddy Dia mendapati kaki Golden Freddy terjepit besi. Lalu Jojo berusaha mengeluarkan Golden Freddy dengan cara menariknya tapi percuma. Jojo berusaha mengangkat besi itu tapi hal itu juga percuma.
Golden Freddy berkata “ %*&&_)(*^$&^%* “. 
Jojo menangis kemudian berkata “ Aku tidak mengerti apa yang Kau katakan “. Golden Freddy mengangkat Jojo. “ Tidak!. Jangan!, Aku mohon! Aku mohon! “ Teriak Jojo.
“ Maaf “ Ucap Golden Freddy pelan. Kemudian melempar Jojo keluar melalui jendela. “ Preng! “ Jendela pecah dan Jojo berusaha kembali ke dalam restoran untuk menyelamatkan Abil ( Golden Freddy ), tapi tiba-tiba “ DDDUARRRDDD!!!!! “ Restoran itu meledak dan menyembuarkan api dan membuat Jojo terpental jauh.
Jojo menggelinding selama beberapa saat sampai akirnya berhenti dengan sendirinya. Jojo berdiri menghadap ke restoran yang sudah habis termakan api. Jojo bersujud dan meremas tanah. “ Kenapa?. Kenapa?. Seharusnya Kau membiarkanku mati saja, bodoh. Kau benar-benar bodoh!. Kau malah membuatku menderita seperti ini! Hah!- aa akh “.
Jojo mengigit giginya sambil menangis. “ Kheehk khek aah akh. Dasar bodoh!. AA~~. AA~~ “ Jojo berteriak sambil menangis dan memegang kepalanya erat-erat. Jojo ingat kedekatannya bersama Abil, mereka selalu berkata kalau mereka saling membenci satu sama lain.
Semua hal yang Jojo lakukan selalu ditentang oleh Abil, setiap kali mereka bertemu mereka selalu bertengkar dan menghina satu sama lain, dan ketika salah satu dari mereka terkena musibah, mereka selalu membantu dan berkata “ Ini hanya kebetulan, saja blablabla “.
Jojo perlahan berdiri dan menghapus air matanya. Kemudian menuju kantor polisi dan menceritakan semuanya, tapi sayangnya polisi menganggap Jojo gila. Akhirnya Jojo menceritakan semua itu kepadaku, Aku memang tidak percaya dengan apa yang Dia ceritakan, tapi menurutku itu akan menjadi cerita yang menarik, akhirnya Aku membuat cerita berdasarkan cerita Jojo, hanya saja Aku mengganti nama mereka.

TAMAT
Cerita Pendek / Cerpen Horor Sanggup Baca? Cerita Pendek / Cerpen Horor Sanggup Baca? Reviewed by SA Cover on 12:49 Rating: 5

1 comment:

Powered by Blogger.