Contoh Naskah Drama Komedi

15:32
Contoh Naskah Drama Komedi


Naskah Drama Komedi 6 Orang Lucu - Drama adalah subuah pementasan dan Naskah adalah teks drama. Jadi drama bukan drama bila belum atau tidak dipentaskan. Drama biasanaya dimainkan atau diperankan oleh pemain yang membawakan perannya masing-masing seperti antagonis ( Jahat seperti guru killer ), tirtagonis. ( Pelerai seperti guru BK ), dan protagonis ( Baik seperti..... Entahlah )

Drama biasanya diambil dari kejadian yang sangat munkin terjadi. Drama tidak bersifat fiksi seperti adanya kekuatan ajaib seperti memanggil naga, menyemburkan api, dan yang lain sebagainya. Jenis drama ada 3 yaitu drama tragedi, drama komedi, dan mellow dramKa.

Dalam kesempatan kali ini Saya akan membuat teks drama komedi yang mungkin akan membantu Kamu dalam mengerjakan tugas drama. Drama ini berlatarkan sekolah. Langsung saja berikut naskah dramanya.
Jika ingin men-copas harap sertakan sumber, hargai penciptapta aslinya

Sekolahku Perjuanganku

Disebuah sekolah SMA yang biasa kecuali muridnya. Murif sekolah ini sangat unik karena tingkah laku mereka yang berbeda dengan kebanyakan murid. Di suatu kelas yang paling aneh dan berani terdapat 4 murid yang sedang berdiskusi.

Rika : " Jadi kita mau ngapain? "
Reza : " Kita akan melakukan sebuah misi rahasia yang sangat berbahaya "
Rehan : " Yang bener?, apatuh? "
Reza : " Menangkap kecoa terbang "
Henry : " Maaf, itu diluar kemampuan Gue" ( Berdiri )
Reza : " Gue cuman bercanda doang " ( Tarik Henru duduk )
Rika : " Jadi operasi apa yang akan kita lakuin "
Reza : " Jadi gini, kalian pasti udah taukan guru killers yang merupakan guru dari semua guru killers "
Rehan : " Oh guru fisika itu, si Asep Maung "
Reza : " Yah yang itu, apa kalian tau pas minggu lalu Dia itu melakukan tindakan kriminal "
Rika : " Beneran?, emangnya Dia ngelakuin apa? "
Reza : " Waktu itu bel istirahat berbunyi suara kebahagiaan sudah terdengar. Tapi Dia masih saja mengajar di kelas kita "
Henry : " Ouh yang itu. Tunggu dulu, kalo kita mau jadiin Asep Maung sebagai target, kita perlu inisial untuk Asep maung. Gue punya inisial atau nama samaran yang pas "
Rika : " Apatuh? "
Henry : " Asep "
Rehan : " Itu sih sama aja "
Henry : " Kalo gitu ini sialnya jadi ' Koaci '"
Rehan : " Apanya yang sama ama Asep Maung "
( Menepuk pundak Rehan pake 1 tangan ) Henry : " Trust me, it works "
Rehan : " It's don't works "
( Menepuk pundak Rehan pake tangan yang satunya ) Henry : " replace, believe it or not "
Rika : " Omong-ngomong, kalian udah belum PR Asep Maung ? "
Reza : " Yang mana? '
Rika : " Itu LKS dari BAB 1 sampe 4 "
Rehan : " Waduh!, Gue lupa "
Reza : " Haduh Gue juga lupa, gimananih? "
Henry ( Menepuk pundak Reza ) : " Kalian berdua tenanglah, Aku akan membuatkan pemakaman yang layak untuk kalian "
Asep Maung : " Selamat pagi anak-anak "
Rehan : " Pagi Sep " ( Melambaikan tangan )
Asep : " Apa Kamu bilang? "
Rehan : " Pagi pa " ( Senyum )
Asep : " Ini kemana murid yang lainnya?, masa cuman ada 5 orang? "
Henry : " Ijin sakit pa "
Asep : " Loh kok ada yang gitu? "
Henry : " Kan semuanya ada di ada ada aja pa "
Asep : " Sudah-sudah, sekarang siapa yang tidak mengerjakan PR ikut ke kantor sekarang juga " ( Reza dan Rehan berdiri dan mengikuti Asep keluar )
Henry : " Semoga kalian tenang di alam sana " ( Mengangkat tangan seperti yang berdo'a )

     Setelah kejadian itu mereka berdiskudi lagi pada saat pulang sekolah di sebuah ruangan rahasia mereka membahas sebuag rencana untuk memberikan efek dramatis pada sang guru killers supaya Dia mau mendengarkan ungkapan yang diucapkan mereka.

Reza : " Jadi Gue udah bikin beberapa rencana buat si kuaci " ( Nyimpen kertas )
Rika : " Oh iya, kalian tadi di kantor diapain? "
Rehan : " Tadi si kuaci berkidaw dengan kecepatan 150.000 Km/ detik. Oh iya Gue pinjem dulu kertas rencananya " ( Ngambil kertas )
Henry : " Apa Lo yakin bisa ngejinakin makhluk buas itu? "
Reza : " Ga terlalu yakinsih tai ga ada salahnya mencobakan? "
Rika : " Bener tuh. Ngomong-ngomong ini akan kita lakuin besokkan? "
Reza : " Ya "

     Keesokan harinya semuanya sudah dipersiapkan dengan matang. Sekarang tinggal melihat apakah kerja keras mereka akan terbayar dengan kepuasan atau keputusasaan dan penyesalan.

Asep membuka pintu perlahan, di atas pintu sudah disiapkan penghaus, Penghapus itu jatuh dan Asep menghindarinya. Asep berjalan perlahan sambbil melihat ke arah murid. Di jalan yang biasa Asep lewati untuk ke meja guru sudah dipersiapkan sedikit air supaya Asep tergelincir, Asep menginjak air itu dan sedikit tergelincir tapi Dia tidak jatuh.

Asep : " Kali ini hanya kalian lagi yang masuk? "
Reza : " Ya pak! "
Rehan : " Permisi pak, mau ngambil penghapus " ( Deketin meja guru )
Asep : " Dasar " ( Mau duduk dan Rehan narik kursinya, lalu langsung pergi. Asep tidak jadi duduk Asep mengembalikan kursi ke tempatnya )
Reza : " Haah sial, ga ada satipun yang berhasil "
Asep : " Apa? "
Reza : " Engga pa "
Asep : " Ouh " ( Duduk tapi ga duduk di kursi jaidnya jatuh )
Rika : " Aduh pak, bapa ga kenapa-kenapa?. Sini saya bantu " ( Deketin Asep bersama dengan yang lainnya Kemudian mendudukan Asep di kursi guru )
Rehan : " Sini pak Saya pijetin "
Reza : " Yang sakit apa aja pak? "
Rika : " Ada yang bapa mau? "
Henry : " Ini penggarisnya pak " ( Semua melihat Henry )
Henry : " Apa? "
Asep : " Udah-udah bapa ga apa-apa kok "
Reza : " Ouh beneran pak? "
Asep : " Iya "
Reza : " Jadi gini pak, soal hukuman buat yang gak ngerjain tugas bisa gak diperingan hukumannya "
Asep : " Iya nanti bapa pikirin "
Rehan : " Iya pak, kan rasanya gak enak kalo dipukul rasa sakitnya sama kaya bapa jatuh tadi "
Asep : " Iya-iya "
Rika : " Sama kalo udah istirahat langsung di bubarin ya pak "
Asep : " Hmm "
Reza : " Inget ya pak. Tolong tanda tangan disini " ( Ngasih kertas sama pulpen dan Asep menandatanganinya )
Reza : " Makasih pak "

     Akhirnya setelah kejadian itu keganasan Asep maung sudah mulai mereda dan akhirnya murid dan guru bisa saling mendengarkan dan memahami dengan baik. Pak Asep maung yang awalnya se galak harimau menjadi ramah seperti kucing.

TAMAT

Kalo Kamu kurang puas dengan cerita di atas bisa cek dulu yang lainnya

Yo, sekian artikel atau post yang aneh dari Saya. Maaf kalo ada kesalahan. Terimakasih atas kunjungannya. Semoga Kamu tidak kapok datang kemari hanya karena iklannya,

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komennya. Jadi tinggalkanlah komen (?)

Mencoba bertahan hidup di dunia yang tenggelam dalam lumpur ini ...

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar
Alvio Dinda
AUTHOR
2 December 2016 at 16:38 delete

Menghibur sekali.i like it (y)

Reply
avatar